Ayahku Inspirasiku

Beliau terlahir dengan nama Shalihun Bin Rasmidi Bin Marta Bestari, namun ketika sudah menikah tradisi dikampung memberi nama setelah menikah (baca : nama tua) dengan nama Ahmad Sumarto. Beliau merupakan anak ke 5 dari 7 bersaudara. Berdasarkan kalkulasi yang coba saya hitung, beliau kemungkinan lahir pada tahun 1954/1955.

Kata Sholihun dalam bahasa arab (صَالِحٌ) memiliki arti Laki-laki yang sholih, adapun kata sholih sendiri memiliki penjelasan berikut ini :

Kata “sholih” berasal dari bahasa Arab (صالح) yang secara harfiah berarti:

  1. Baik atau lurus dalam sifat dan perilaku.
  2. Berbuat kebajikan dan menjalani kehidupan sesuai dengan nilai-nilai kebenaran.
  3. Sesuai atau tepat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Dalam konteks Islam, sholih sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki akhlak mulia, taat beragama, dan menjalani kehidupan dengan berpegang teguh pada ajaran Allah dan Rasul-Nya. Misalnya, istilah “anak sholih” merujuk pada anak yang berbakti, taat kepada Allah, dan berbuat baik kepada orang tua serta sesama. (sumber : chatgpt)

Tidak banyak kisah kebersamaan yang bisa saya tuliskan tentang beliau kecuali hanya cerita-cerita yang saya peroleh dari kisah-kisah yang diceritakan oleh Ibu saya, berikut ini adalah cerita/kisah tentang beliau yang saya peroleh dari Ibu saya

✅ SOSOK YANG TAAT BERIBADAH 

Dimasanya (era tahun 70an dan 80an) diceritakan oleh Ibu, bahwa Ayah adalah sosok laki-laki yang taat dalam menjalankan Ibadah kepada Allah azzawajalla. Beliau kerap kali sholat berjama’ah di Masjid dan tak jarang menjadi mua’adzin untuk mengumandangkan adzan memanggil para jamaah untuk Sholat berjama’ah dimasjid. Dikisahkan kami berdua (saya dan kakak ke-2) seringkali dituntun bersamaan ke masjid untuk ikut diajak dan diajari sholat berjamaah diwaktu-waktu sholat wajib. Disaat itu mungkin usia saya baru 1 atau 2 tahun dan kakak saya berusia sekitar 4 atau 5 tahun, karena usia kami terpaut 3 tahun. Hanya kenangan itu yang samar-samar teringat dalam memory otak saya, karena kebersamaan dengan beliau sangatlah sedikit. Bahkan ketika saya masih balita beliau ditakdirkan mendahului kami (baca : meninggal dunia). Rohimahullaahu ta’ala.

✅ SOSOK ANAK YANG BERBAKTI KEPADA ORANG TUA

Ketika saya bertanya kepada Ibu, bagaimana hubungan Ayah dengan kedua orang tuanya ? Ibu menyahut, Ayahmu adalah sosok anak yang sangat menghormati dan berbakti kepada kedua orang tua. Diceritakan setiap kali ayah medapatkan upah atas pekerjaan yang sudah ditunaikan (seminggu sekali) ayah langsung menyisihkan sebagian rejeki yang beliau peroleh untuk diberikan kepada Kakek/Nenek (Eyang Rasmidi/Eyang Warsih)

✅ SOSOK PEKERJA KERAS

Dikisahkan oleh Ibu, ayah adalah seorang pekerja keras. Profesinya kala itu adalah Tukang Bangunan (Sipil) Senior yang cukup terkenal didaerah kami karena kepiawaian dan keterampilannya dalam membuat bangunan baik itu bangunan rumah maupun bangunan sipil lainnya. Dalam ceritanya, Ibu menceritakan bahwa Ayah adalah sosok pekerja keras yang semangat mencari nafkah untuk keluarganya. Bukan hanya untuk Istri dan anaknya, namun juga berusaha membahagiakan kedua orang tuanya. Bahkan saat beliau sudah mulai sakit-sakitan dan mata beliau sudah mulai rabun beliau tetap bekerja tanpa kenal lelah

✅ SOSOK PENYAYANG KEPADA KELUARGA

Beliau adalah sosok ayah yang begitu sayang kepada Istri dan anak-anaknya. Semasa beliau masih hidup dan sehat, dikisahkan Ibu tidak pernah sama sekali merasakan kesulitan dalam hal ekonomi. Semua dicukupkan dengan kerja keras dan perjuangannya, beliau adalah sosok Ayah yang menyayangi kami dan penuh tanggung jawab. Dan ada sebuah kisah menarik yang Ibu ceritakan, dimana sosok Ayah adalah sosok ayah yang suka menolong orang lain yang membutuhkan. Suatu ketika ada tetangga yang membutuhkan uang untuk kebutuhan yang bersifat darurat, seketika itu juga Ayah bilang ke Ibu “Uang yang ada kasihkan saja dulu”. Lantas Ibu bilang “Besok kita bagaimana ?”, ayahpun menjawab “Besok Insyaa Allah ada rejeki lagi”. Dan kemudian Ibupun menaati perintah ayah, dan terbukti Allah selalu cukupkan kebutuhan diesok hari. Kebahagiaan itu tidak berselang lama, hanya sekitar 8 tahun pernikahan Allah memberikan ujian yang begitu berat kepada keluarga kami.

✅ UJIAN SAKIT ITU AKHIRNYA TIBA

Dikisahkan oleh Ibu, saat saya masih dalam kandungan usia 5 bulan (1983) qadarullah ayah diuji dengan sebuah penyakit kejang-kejang (mirip epilepsi) lebih dari 4 tahun lamanya diderita. Dalam kisahnya ketika penyakit itu kambuh ayah tidak kuasa menahan sakitnya kepala sampai terkadang menjerit kesakitan dan terkadang harus dipegang oleh beberapa orang untuk menjaga kondisi ayah yang sangat merasa kesakitan (dalam dialeg banyumas : nganti jempalitan). Tidak selesai ujian sampai disitu, kemudian Allah berikan ujian tambahan untuk ayah dengan dipatuk ular di usia kehamilan saya 7 bulan pada saat perjalanan ke Masjid. Disaat saya dilahirkan, kondisi mata ayah saya sudah dalam kondisi tidak lagi dapat melihat dengan jelas dan hal ini berujung pada kebutaan permanen pada kedua mata beliau hingga beliau wafat.

✅ KEMBALI KE HARIBAAN ILAHI

Setelah perjuangan melawan penyakit yang begitu berat,  akhirnya beliau wafat pada usia sekitar 34 tahun pada tahun sekitar 1988. Usia yang boleh dibilang relatif muda untuk seorang ayah (bahkan saat saya mengetik tulisan ini, usia saya sudah 41 tahun), beliau meninggalkan istri / Ibu saya diusia sekitar 27 tahun, Mba pertama saya diusia sekitar 9 tahun (kelas 3 SD), Mas kedua saya diusia sekitar 7 tahun (kelas 1 SD) dan saya sendiri saat itu berusia sekitar 4 tahun (TK Kecil). Ibu saya resmi menyandang gelar JANDA dan kami anaknya menyandang gelar YATIM.

✅ RINGKASAN KEHIDUPAN BELIAU

  • Lahir : 1955
  • Menikah : 1978 (Usia 23 Tahun)
  • Periode Sakit : 1983 – 1988 (Usia 28 Tahun s/d 33 Tahun : Lama Sakit sekitar 5 Tahun)
  • Meninggal : 1988 (Usia sekitar 33 Tahun)

Semoga Allah berikan rahmat kepada ayah saya di alam kuburnya, dan Allah jadikan kuburnya sebagai taman dari taman-taman syurga. Aamiin

I Miss You Dad
See you in Jannah Inshaa Allah

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top